mahamantra page 27

"Niatku tidur, kakak air tuban-tuban, adik tembuni jang sebagai
tempurung betina, adik darah pengiring budak(=mBok
Nirah),adik pusat, djagalah akan daku, ingat-ingatlah biar selamat,
selamat atas iradat Tuhan".
44.Mentera pembuka samadi, agar supaja dapat tahu kodratnja sendiri.
Djikalau hendak melaksanakan harus bersutji lebih dulu, tjaranja
duduk jang énak (tempat jang dirasa aman), nafas diatur
diatur sampai perlahan-lahan, fikiran ditenteramkan, lalu memudja:
"Kun zat kun, Sang naja gaib keluarlah .... djanganlah memberi dinding
zatnja suksma jang mengasuh bajangan, sang suk-érang,
sang suk-régang, sejogia menampakkan rupa sesungguhnja", lalu
mengutjapkan apa jang dipohon.
45.Mentera pembuka ilmu, agar supaja dikawani saudaranja jang halus.
Dipertapakan dengan hanja makan nasi putih dan minum air
tawar sadja dalam 7 hari 7 malam, setiap malam berdupa dengan
mengutjapkan mentera demikian:
"Jang jang intan, jang jang zamrud, jang jang djumanten, betjermin
gondang, berisi makdum, berisi makdum, berisi makdum,
kawanilah akan daku", lalu mengutjapkan kehendaknja.
46.Pudjaan bagi tidur, pada waktu musim penjakit.
"Bismillah-rrâhmani-rrâhimi, la illaha ila'llah, Tuhan Allah,
hamba mohon ampun, hamba mohon diaku umatnja Tuhan Allah,
hamba mohon iman ingat".
"Aku tidak tidur diatas bumi, aku tidur berada diawan kerengga,
bantalku kitab Sutji, tjondong tegakkanlah, laju siramilah,
izin selamat, pajungku rachmat Allah, terbuka terang dengan tiba-tiba,
zat lap, tak ada terasa-rasa".
47. Do'a permohonan kepada Allah.
Tapanja puasa pada malam hari tak makan dan tak
minum dalam beberapa malam, setiap hari mengutjapkan do'a
ini 100 kali.
"Inna sakal, Allah ta'ala inna".
Lagi setiap hari ada dihalaman, menghadap kiblat empat,
mula2 menghadap ketimur, lalu keselatan, kebarat, achirnja menghadap

Komentar