mahamantra page 29

Dipertapakan tidak makan garam dalam 7 hari, tjaranja dengan
mendjenguk tempajan setiap hari 3 kali pada waktu pagi,
siang dan matahari tenggelam, dengan membacakan do'a ini:
"Allahumma tjita rasa, rasanja pengutjap, rasanja pengganda,
rasanja pendengaran, rasanja penglihatan, si .... tak ada jang kau
rasakan, kemana sadja pergimu, kemana sadja arahmu, melainkan aku
jang kaurasakan, engkau senantiasa teringatlah akan daku".
54. Guna pengasih do'a radji.
Dipertapakan melainkan makan nasi putih dan minum air tawar
didalam 7 hari 7 malam, setiap tengah malam berdupa menghadap
kearah tempatnja jang dikehendakkan, demikianlah do'anja(dapat kuat
sebagai sari dari mustika):
"Aku membatja, batjaanku taradjut junang, djikalau dibatja banjak
langit tembus, banjak bumi belah, banjak gunung runtuh, banjak
orang mengabdi, si .... datang menghadap mengendap, belas kasihan akan
daku, tjinta kasih atas iradat Tuhan".
55.Do'a berdupa, agar supaja lekas dapat djodoh.
Tjaranja setiap pada waktu matahari terbenam, berdupa menghadap
kebarat, dengan menjebut demikian:
"Kiai bathang! Kiai Pabélan! saja minta sawab restu, mudahkanlah
kehendak saja, lekaskanlah waktunja saja segera dapat djodoh".
Setiap soré menjediakan sadjian dibawah tempat tidur, sangku berisi
air dengan dipelapungi bunga rampai, serta dengan didampingi sebuah
basung berisi bunga gambir sedjodoh, sawabnja: lekas dapat djodoh.
56.Do'a menawarkan bisa dan sengat.
Djikalau baharu sadja digigit atau disengat hewan berbisa, bahagian
badan jang terkena bisa atau sengat tadi segeralah digosok dengan
bawang putih berulang-ulang senantiasa dengan berdo'a:
"Bismillahi-rrâhmani-rrâhimi, sahadat penetap pengatur agama,
manikmaja gangsa diserudi, berisi kesuma, sama kesuma, jang
pergi rupanja bersamaan kesuma, jang tertinggal tinggallah,
selamat atas iradat Tuhan".
57.Do'a melaksanakan tapa berendam dalam air, agar supaja lekas
dapat bisikan jang njata sekali.

Komentar